Jumat, 27 April 2012

Ada Halo Siang Ini

Tadi siang, sekitar menjelang pukul sebelas, Intan mengirim pesan padaku. Mil, coba lihat ke langit. Ada halo gede banget. Aku pun segera keluar ruangan. Dan ternyata memang ada semacam lingkaran pelangi di sekitar matahari. Beberapa kali kucoba memotretnya dengan susah payah karena silau. Aku tidak bisa fokus jadi hasilnya tidak penuh terpotret semua halonya. Dan setelah beberapa kali mencoba, akhirnya aku berhasil memotret penuh halo tersebut. Ini dia gambarnya:

Halo di Blangpidie, 27 April 2012


Jujur, ini kali pertama aku melihat halo. Dulu cuma dengar sewaktu pelajaran IPA. Dan aku pun sudah lupa bagaimana terjadinya halo ini. Ku-copas-kan saja dari wahanapress.wordpress.com, ya..

Fenomena tersebut terjadi akibat refleksi dan refraksi cahaya matahari/bulan oleh kristal-kristal es yang terdapat di awan cirrus, awan yang terletak di tingkatan atmosfer yang disebut troposfer, sekitar 5-10 km dari permukaan bumi.

Halo adalah fenomena optikal berupa lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya Matahari atau Bulan. Fenomena Halo adalah lingkaran seperti pelangi yang mengelilingi matahari. Halo adalah fenomena yang lebih sering terjadi di langit.

Pada umumnya halo melibatkan putaran radius 22° halo dan sundogs (Parhelia). Dalam gambar diatas, menunjukan matahari di kelilingi oleh 22° halo dan dilambungi (sisi) oleh sundogs. Parhelic circle adalah biasan cahaya kristal yang melepasi sundogs dan mengelilinginya. Kadangkala ia melapisi keseluruhan ruang langit dalam latitut yang sama dengan matahari. Pembinaan tangen ketinggian dan rendah (Upper Tangent arc and Lower Tangent arc) menyentuh secara terus dengan 22° halo sama ada di atas atau dibawah matahari. Pembuatan Lengkungan (Circumzenithal arc) akan terjadi di atas kristal tersebut.

Paham? Tidak? Sama, aku juga tidak paham. Pokoknya begitulah.

ARTIKEL TERKAIT



14 komentar:

  1. subhaanAllah....
    ^.^ ane juga dipotoin dunk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya? Moto kamu? Ntar rusak kameraku :p :p :p

      Hapus
    2. yo i, diriku ente poto, ah berarti kamera murahan itu, gak kuat nampung ketampananku -__-" hahaha.....

      Hapus
    3. Tampan? Insyaf, dek.
      Kamera murahan wae kowe ra sanggup tuku to? :p

      Hapus
  2. Hmmm... hebat juga kameramu ndah bisa motret matahari :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukannya kamera digital bisa buat moto matahari semua ya?

      Hapus
  3. wah sayang ga liat saya. mantap sepertinya nie ya, halo matahari fenomenanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup. Guede banget, lho, halo-nya.

      Hapus
  4. wah nggak ngarti sob pake bahasa ilmiah-mah ... malah bingung ,,, :-)

    wilujeng ngeblog

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, saya yang nulis aja gak ngerti. Pokoknya mah yang kaya di gambar itu namanya halo :D

      Hapus
  5. hal kalau di malam hari pasti keren... mungkin ga yah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo malem, kan, mataharinya gak keliatan, yak?

      Hapus

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar sebagai tanda bahwa teman-teman sudah membaca tulisan ini.. Tapi, tolong jangan menggunakan identitas Anonim (Anonymous), ya.. Dan juga, tolong jangan nge-SPAM!!!