Rabu, 06 Juli 2011

Menjelang

Saat ini aku sedang menghitung hari. Ya, menghitung hari menjelang ulang tahunku yang ke-25. Entah umurku sampai hari itu atau tidak.

Dulu, aku sangat menanti momen ulang tahun, entah kenapa. Dan sekarang, aku justru bersedih menghitung setiap menit menjelang usia seperempat abad, lagi-lagi aku tak tahu kenapa. Aku tak tahu apa yang membuatku sedih. Mungkin ada keinginan yang seharusnya terwujud sebelum usiaku seperempat abad, tapi hingga kini masih di awang-awang. Mungkin usia 25 akan memberiku lebih banyak tuntutan. Mungkin, mungkin, dan mungkin.

Dulu, aku sering mengharapkan hadiah ulang tahun, meski itu hal yang mendekati mustahil. Dan kali ini aku belajar untuk berhenti mengharapkan hadiah. Kalaupun hendak meminta, aku ingin meminta hadiah pada Allah. Aku ingin meminta hati yang baru, jiwa yang baru, otak yang baru. Aku ingin hati yang lebih kuat, lebih teguh, lebih lapang, lebih jernih, lebih sabar... Di tengah kehidupan yang penuh beban, hatiku yang sekarang - yang cengeng, lemah, dan rapuh - takkan sanggup menanggung semua yang dibebankan padaku. Aku juga mengharapkan jiwa yang lebih kuat, yang tak mudah remuk ketika badai ujian melanda. Otak yang baru, aku juga mengharapkan itu. Aku butuh otak yang multitasking. Aku butuh otak yang bisa digunakan untuk memikirkan beberapa hal secara bersamaan.

Hmm, tampaknya kurang bersyukur ya bila aku meminta hati, jiwa, dan otak yang baru? Bagaimana kalau permohonannya diubah saja? Aku tahu. Aku tahu sekarang apa yang ingin kuminta. Aku ingin meminta separuh hati untuk melengkapi hatiku yang juga cuma separuh. Separuh hati yang akan selalu menguatkanku. Aku ingin meminta belahan jiwa untuk jiwaku ayng memang cuma sebelah. Belahan jiwa yang akan selalu meneduhkanku. Apakah akau terkabul? Ah, aku tak meminta sepasang telinga, Allah sudah memberikannya padaku. Itu untuk hal yang tak kuminta sama sekali. Dan kali ini, aku meminta belahan jiwa. Aku harus yakin bahwa Allah akan mengabulkan doaku.

ARTIKEL TERKAIT



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar sebagai tanda bahwa teman-teman sudah membaca tulisan ini.. Tapi, tolong jangan menggunakan identitas Anonim (Anonymous), ya.. Dan juga, tolong jangan nge-SPAM!!!