Selasa, 19 Juli 2011

Korban Definisi yang Rancu

“Kamu tahu bedanya aplikasi sama sistem informasi?” tanya dosen pembimbing skripsiku. Seperti biasa, dengan polosnya – atau mungkin lebih tepat dikatakan dengan bodohnya – aku menjawab, “Nggak tahu.” Dan kemudian si bapak pun menyuruhku mencari tahu perbedaan dua hal itu. Akhirnya, seorang Millati Indah – yang sangat anti kepada perpustakaan terutama pada ibu galak penjaganya – memberanikan diri  menghadapi situasi horor (lebaaay!!!) di perpustakaan demi sebuah jawaban. Dan hasilnya, NOTHING. Ketika malam pun aku bergerilya di warnet, biasanya di warnet sebelah Alfam*rt yang amat sangat bising penuh suara musik backsound game online. Hasilnya sama, NOTHING. Aku tidak menemukan artikel yang membahas perbedaan sistem informasi  dan aplikasi. Mungkin salah keyword? Entah. Yang jelas, artikel yang kutemukan rata-rata membahas pengertian sistem informasi, bukan perbedaannya dengan aplikasi.
Akhirnya, kalau tidak salah (karena ingatanku sudah mulai memudar, hehehe, tanda penuaan dini?) dosenku memberiku clue. Aku harus mencari tahu dulu macam-macam software. Lagi-lagi kalau tidak salah,  buku pertama yang kubaca adalah buku Software Engineering karangan Pressman. Dalam buku itu dijelaskan tentang system software, real-time software, business software, dan sebagainya. Aku pun menghadap si bapak dengan membawa hasil print berisikan macam-macam software yang tercantum di buku Pressman tadi. Ternyata SALAH. Si bapak pun memberitahu bahwa software dibedakan menjadi tiga: system software, application software, dan satunya aku lupa, hehehe. Kalau tidak salah embedded software. Kalau tidak salah, lho, ya… Aku pun disuruh mencari tahu mengenai ketiganya.
Lagi-lagi, perpustakaan menjadi pelarian. Buku karangan Potter, buku Sistem Informasi Manajemen yang menjadi referensi ketika tingkat 1 (lupa siapa penulisnya),tidak memberi jawaban. Pada buku karangan Potter memang disebutkan ada dua macam software yaitu system software dan application software, tapi penjelasannya kurang rinci. Akhirnya aku menemukan sebuah buku tebal bersampul hijau dan berbahasa Inggris (bahasa yang sedikit sekali kukuasai). Judulnya kalau tidak salah Computer and Information System, ada subjudulnya tapi aku lupa kalimatnya, seingatku sepertinya artinya dengan pendekatan hardware. Salah dua penulisnya bernama belakang Szymanski, entah penulisannya benar atau tidak. Dalam buku itu dijelaskan -- lagi-lagi cuma dua macam softwaresystem software dan application software. System software adalah sistem yang menghubungkan (membantu komunikasi) antara hardware dengan software lain (misalnya application software). Contoh dari system software ini adalah sistem operasi. Sedangkan application software adalah software “berhubungan” langsung dengan user. Lebih kurang, lagi-lagi kalau tidak salah, seperti itulah penjelasan dua software itu.
Lalu ada penjelasan mengenai sistem informasi. Aku pun jadi berpikir, salah satu komponen dalam sistem informasi adalah software, dan salah satu macam atau kategori software adalah application software. Jangan-jangan yang dimaksud aplikasi adalah application software? Jangan-jangan aplikasi adalah komponen dari sistem informasi? Saat aku menanyakan “kecurigaan”ku pada Eny, dia seperti ragu, oh tidak, dia memang benar-benar meragukan pemikiranku.
Akhirnya aku kembali menghadap dengan laporan, “Saya Cuma nemu dua macam software, yang satu nggak ketemu.” Dan aku juga menyatakan masih tidak mengerti perbedaan sistem informasi dan aplikasi. Dan tahukah apa yang dikatakan si bapak? Dia pun akhirnya menjelaskan -- mungkin dengan sedikit dongkol karena harus berhadapan dengan mahasiswi sebodoh aku -- bahwa sistem informasi terdiri atas hardware, software, dan entah apa lagi. Software dibedakan menjadi system software, application software, dan satu lagi entah. Application software inilah yang kerap disebut aplikasi. Nah, lho! Sama dengan kecurigaanku. Ternyata…
Sudah terlanjur bercerita sejauh ini. Kita lanjutkan saja obrolan meskipun sudah terjawab pertanyaan yang di awal. Di mata kuliah Rekayasa Piranti Lunak alias Software Engineering si bapak pun menjelaskan tentang software. Software terdiri atas program (sepertinya yang dimaksud di sini adalah program yang kita tulis alias source code), data, dan dokumentasi. Jadi hubungannya seperti ini. Program adalah salah satu komponen dari software (termasuk application software atau aplikasi). Software adalah salah satu komponen dari sistem informasi. Jadi, wahai para pengembang aplikasi, jangan lupa untuk menyertakan dokumentasi dalam 'aplikasi' yang kalian buat, karena tanpa dokumentasi, 'aplikasi' yang kalian buat bukanlah aplikasi. Halah, mbulet.
Dan baru saja aku membaca tulisan di majalah PC Media edisi 07/2011 yang mempertanyakan definisi program. Katanya program adalah sekumpulan instruksi blab la bla. Padahal dalam program kosong dan program sederhana bisa saja tidak ada instruksi sama sekali. Definisi kadang harus dibuat sejelas dan sebaku mungkin. Namun, bicara soal definisi juga bisa membuang-buang waktu karena memang kadang beda konsep antara satu ahli IT dengan lainnya (harap dicatat, aku tidak masuk dalam ahli tersebut). Jadi, apa definisi program? MENEKETEHE!!!

ARTIKEL TERKAIT



3 komentar:

  1. blog baru ya mbak?hehehehehe
    yg dulu masih ada kah?

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  3. @Ulie:
    Iya, baru. Yang lama masih ada. Mau dihapus sayang, mau dilanjutin males, hehe..

    BalasHapus

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar sebagai tanda bahwa teman-teman sudah membaca tulisan ini.. Tapi, tolong jangan menggunakan identitas Anonim (Anonymous), ya.. Dan juga, tolong jangan nge-SPAM!!!