Rabu, 26 Agustus 2015

Rapelan Curhat

Hari ini aku stres lagi. Lagi? Iya. Lagi. Semester lalu juga sudah stress karena tugas metodologi penelitian. Tugas lain cukup membuat stres juga tapi yang paling memberi andil dalam membuat otakku meucawoe alias berantakan adalah tugas mata kuliah metodologi penelitian. Kenapa? Karena aku paling sulit kalau mencari ide. Mau membuat penelitian tentang apa? Lebih-lebih kalau disuruh melakukan analisis masalah. Hellooow! Aku ini anak baik-baik. Mana suka mencari masalah. Dulu sewaktu mengerjakan skripsi juga sampai galau gara-gara tidak jelas masalahnya apa. Setelah ditanya dosen pembimbing "Masalah apa yang mau kamu atasi dengan hasil skripsi kamu?" aku langsung galau. Blank. Akhirnya mogok bimbingan. Aku malah mengurung diri di kamar dan menonton Princess Hours. Yang lain sibuk coding sampai lupa makan lupa tidur, aku sibuk ngekepin bantal. Iya, aku termasuk orang yang mudah tidur kalau sedang stress. Bagiku tidur adalah salah satu cara melarikan diri dari kenyataan. Lalu, terus-terusan mogok bimbingan? Untungnya aku punya teman satu bimbingan yang galak yang berhasil menyuruhku bimbingan.

Dalam tugas metodologi penelitian kemarin aku kembali bingung menentukan masalahku. Akhirnya galau dan menjadikan nonton drama sebagai pelarian. Namun, itu cuma bisa sementara mengalihkanku dari kegalauan. Setelah selesai menonton lalu ingat tugas, ya galau lagi. Setelah tertawa ngakak karena cerita lucu di dorama yang kutonton, ingat tugas, galau lagi. Sepertinya itu juga salah satu alasan blog ini sempat terabaikan selama beberapa bulan. Parahnya, setelah mencapai klimaks, kegalauan itu berganti kepasrahan yang berlebihan. Mungkin lebih tepat disebut kemalasan, sih. Mengerjakan tugas seadanya. Nilainya? Seadanya juga. Mungkin orang melihatku santai dan damai menghadapi tugas. Lo mah gak tau gue udah nangis bergalon-galon. Oke, tidak sampai segalon.

Dan sekarang? Aku harus mencari masalah baru untuk karya akhir. Kali ini tidak boleh mengerjakan seadanya. Perlu sumbangan masalah. Yah, setidaknya sumbangan semangat untuk mencari-cari masalah. Ada yang mau menyumbang?

ARTIKEL TERKAIT



10 komentar:

  1. aku sumbang doa ya semoga semangat terus

    BalasHapus
  2. Hihihihi...aku juga dulu sempat bingung tugas Metopen ini. Sampai akhirnya tiduran di pinggir kali serayu dan menemukan masalah. Meski penyelesaiannya yaaa....butuh konsentrasi lagi. :D

    Cemungud ya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa aku mesti tiduran di pinggir kali ciliwung :'(

      Hapus
  3. kalo nyumbang semangat sih aku selalu siap. ayok semangat!

    BalasHapus
  4. Ajarin dong mbak bikin research plan...

    BalasHapus
  5. ayo mbak, cari masalah. Aku paling suka kalo diajak cari masalah. Semacam trouble maker. *dikeplak* XD

    Banyak bergaul dengan orang2 bermasalah aja mbak: dapet masalah buat diteliti, plus sekalian biar bisa ngebantu nyelesain masalah mereka. :v
    Oia, toss dulu buat mudah-tidur-kalo-lagi-stres nya. Sampai sekarang, menurutku sih obat paling mujarab untuk meredakan penat memang tidur. XD

    Dosen pembimbing skripsiku dulu malah ilang-ilangan mbak. Mahasiswanya ilang-ilangan, dosennya pun begitu. Hadah. Waktu itu kalo lagi stres garap skripsi, tak tinggal nge-game dan nonton film. Masa-masa suram adalah masa nggarap skripsi. Tapi keknya nggak juga dink.

    BalasHapus
    Balasan
    1. masalah banyak, tapi kata dosenku mesti cari yang feasible -_-

      ini udah bergaul dengan orang-orang bermasalah. hampir sekelas bermasalah semua :D
      penat itu kaya apaan sih rasanya? *iniserius*

      dosenku doooong.. ngartes. udah janjian. anak bimbingan udah ngantri di depan ruangannya. dan dia asik ngobrol gitu. begitu udah selesai ngobrol, trus kami samperin, dia dengan santainya bilang "kalian nungguin saya?" -____-'
      skripsi itu masa2 penuh kegalauan. asli.

      Hapus

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar sebagai tanda bahwa teman-teman sudah membaca tulisan ini.. Tapi, tolong jangan menggunakan identitas Anonim (Anonymous), ya.. Dan juga, tolong jangan nge-SPAM!!!