Minggu, 03 Februari 2013

Yang (Mungkin) Luput dari Pandangan

 
Ada yang tahu gambar di atas gambar bunga apa? Aku, sih, menyebut tanaman itu krokot. Penggemar Curanmor pasti tidak asing dengan kalimat "sambel krokot karo gorengan godhong mangkokan". Apa iya tanaman ini bisa dibuat sambal? Entah. Silakan tanyakan pada Kaki Samidi atau Rumawi. Gambar di atas kembang krokotnya masih kuncup. Yang sudah mekar seperti di bawah ini. Cantik, kan?




Merasa familiar dengan bunga dalam gambar di atas? Bunga apa itu? Yang tidak tahu itu bunga apa sepertinya masa kecilnya kurang berwarna. Itu adalah bunga putri malu. Sewaktu kecil aku sering bermain-main dengan menyentuh daun tanaman ini agar daunnya merunduk. Sekarang juga kadang masih iseng melakukan hal itu. Bedanya, aku tidak mengucapkan kalimat yang dulu sering kulakukan ketika menyentuh daun putri malu tersebut. Dulu, sambil menyentuh daun putri malu aku akan berkata, "Puuus! Meooong!" Kenapa mengatakan hal seperti itu? Entah. Hanya ikut-ikutan, hehehe... Aku mengambil gambar itu pagi hari di halaman belakang kantor dekat parkiran.



Aku tidak tahu nama kedua bunga di atas. Yang jelas kedua bunga itu merupakan semak-semak yang tumbuh di tepi jalan di dekat sawah yang ada di depan kantor.


Nah, kalau bunga di atas aku menyebutnya kembang kingkong. Aneh, ya. Bunga secantik itu disebut kingkong. Bunga ini ditanam di depan kantor. Aku mengambil gambarnya ketika hujan sore-sore hari Sabtu kemarin.

Kalau gambar di atas pasti banyak yang tahu. Yup, Euphorbia. Bunga ini beberapa tahun lalu pernah jadi primadona penggemar tanaman hias. Sekarang? Sepertinya sudah tidak jadi primadona lagi. Yang kuambil adalah gambar Euphorbia yang ditanam di balkon kos. Aku baru ingat ada tanaman Euphorbia di balkon karena aku jarang nongkrong di balkon.

Bunga-bunga itu kalau dilihat sekilas tidak terlalu cantik. Tapi, kalau dilihat lebih dekat dan diperhatikan dengan seksama ternyata cantik juga. Seperti kata Sherina "lihat segalanya lebih dekat dan kau akan mengerti".

ARTIKEL TERKAIT



21 komentar:

  1. itu hasilnya kok bagus2 mbak >_<

    pake kamera dslr kah, wah... baru beli ini ceritanya..

    hmm.. sepertinya tempat kerjanya asri banget y @.@
    jadi pingin kerja ditempat seperti itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku belum punya DSLR, ni pake kamera saku.

      Mau kerja di tempat yg kaya di sini? Beuh! Asri sih asri. Tapi, ketemunya kambing, kerbau, ama lembu mulu.

      Hapus
  2. Banyak yang indah di sekeliling kita, yang terkadang 'luput' dari pandangan. Mungkin semua perlu dilihat lebih dekat, dan barangkali semua akan terasa lebih indah. :)

    BalasHapus
  3. Walau tumbuh di tepi jalan dan kurang terlewatkan dari perhatian, sebenarnya mereka cantik banget ya Mil? Kalo yang krokot itu, di kampungku sering disebut bunga pukul sepuluh deh, karena mekarnya di jam 10 pagian gitu.... :)

    BalasHapus
  4. ada tanaman yang sudah enggak laku lagi mbak namanya gelombang cinta dan jumani'i.
    heemmm dulu kena permainan mafia tanaman tu.
    oy btw foto bunga kingkongnya keren juga hhehehe
    ada tetesan airnya

    BalasHapus
  5. @ Sukadi: Yup :)
    @ alaika abdullah: oh, namanya bunga pukul sepuluh ya? saya malah gak tahu kalau bunga itu mekarnya pukul sepuluh :D
    @ rico ade mandana: iya, kasian yang dulu beli gelombang cinta mahal2, sekarang kalo dijual lagi entah laku berapa

    BalasHapus
  6. Jadi sambelnya dari kembang gitu?
    Wow

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, kayaknya nggak lah. Itu kan cuma komedi :D

      Hapus
  7. baru tau ada bunga namanya kingkong, pdhl bunganya manis gt. Kenapa ga dinamain simpanse aja.. hihihi :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga nggak ngerti kenapa namanya kingkong :D

      Hapus
  8. Itu yang oren, foto ke tiga dari bawah, namanya bunga taekotok kalo di kampungku, Milo. Emang baunya kayak poop ayam kan? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada yang nyebut gitu sih. Kemarin googling kembang tembelek (bunga tahi ayam) salah satunya nemu yang ini. Tapi, ada kembang lain yang dibilang kembang tembelek juga. Jadi bingung yang asli yang mana.

      Baunya sih menurut saya nggak mirip poop ayam...

      Hapus
  9. krokot, saat ini saya tidak pernah menemukannya lagi, krokot dulu bisa dibuat sayuran juga waktu saya kampung (sekarang juga masih di kampung sih hehe..)
    ngomong-ngomong curanmor, saya kemarin baru kehilangan motor, kayanya malingnya sakti karena sering makan krokot yah hihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaaah, curanmor nya kok curanmor yang itu nyambungnya...

      saya belum pernah lho makan sayur krokot. emang enak ya?

      Hapus
  10. bunganya putri malu gak malu-malu kan, mbak?

    kayaknya jarang deh merhatiin bunganya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih malu-malu kok bunga putri malunya :p

      Hapus
  11. kamu suka banget fotoin bunga mil

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak cuma bunga kok. Suka moto yg lain juga.

      Hapus

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar sebagai tanda bahwa teman-teman sudah membaca tulisan ini.. Tapi, tolong jangan menggunakan identitas Anonim (Anonymous), ya.. Dan juga, tolong jangan nge-SPAM!!!