Selasa, 01 Agustus 2017

Ternyata Mirip!

Salah satu dampak terlalu sering menonton drama Jepang dan Korea adalah jadi akrab dengan kosakata Bahasa Jepang dan Korea. Memang masih tidak paham artinya, sih, tetapi mendengar orang bicara dalam kedua bahasa tersebut sudah tidak terasa aneh lagi.

Selain tidak merasa asing lagi, aku juga jadi sering membandingkan kosakata kedua bahasa tersebut. Ada beberapa kata yang mirip. Aku lupa kata mana yang pertama kali memancing keisenganku untuk mengecek kata-kata yang mirip dari Bahasa Jepang dan Korea, entah kata yakusoku atau kazoku. Antara dua kata itu, lah. Aku sudah sering mendengar kata yaksok di drama Korea. Setelah mendengar lagu Jepang berjudul  Himawari no Yakusoku entah kenapa aku jadi teringat kata yaksok dalam Bahasa Korea. Dan ternyata artinya sama, yaitu janji. Saat mendengar kata kazoku dalam Bahasa Jepang aku juga teringat kata gajok dalam Bahasa Korea. Keduanya memiliki arti yang sama, yaitu keluarga. Semakin sering menonton tayangan dua negara tersebut, semakin banyak kata-kata yang kedengarannya mirip bagiku. Kalau sedang kumat isengnya, aku mengecek di kamus atau Google Translate dan mencatatnya. Setelah meng-install aplikasi Google Translate di ponsel, kegiatan tidak penting itu semakin terfasilitasi. Tinggal ketik kata dalam Bahasa Jepang lalu diterjemahkan ke Bahasa Korea. *Lama-lama post ini mirip iklan terselubung Google Translate, padahal mah dia nggak butuh diiklanin*





Ternyata sudah lumayan banyak yang kucatat. Ini dia daftar kosakata yang mirip:
約束 (yakusoku) = 약속 (yaksok)  = promise
家族 (kazoku) = 가족 (gajok) = family
人間 (nin-gen) = 인간 (in-gan) = human
簡単 (kantan) = 간단 (gandan) = simple, easy
瞬間 (shunkan) 순간 (sun-gan) moment
患者 (kanja) = 환자 (hwanja) = patient
(mai) = (mae) = every
未来 (mirai) = 미래 (mirae) = future
写真 (shashin) = 사진 (sajin) = photograph
(kaban) = 가방 (gabang) = bag
新聞 (shinbun) = 신문 (sinmun) paper (newspaper)
クマ(kuma) = (kom) = bear
記憶 (kioku) = 기억 (gieok) = memory
夫婦 (fuufu) = 부부 (bubu) = couple, married couple
無理 (muri) = 무리 (muli) = impossible
運動 (undou) = 운동 (undong) = excercise
過去 (kako) = 과거 (gwageo) = past
詐欺 (sagi) = 사기 (sagi) = fraud
理由 (riyuu) = 이유 (iyu) = reason

Mungkin ada yang bilang contoh-contoh yang kusebutkan di atas tidak mirip, misalnya kantan dan gandan. Satunya dibaca tipis satunya dibaca tebal ('k' vs 'g' dan 't' vs 'd'). Huruf ㄱ dan ㄷ dalam Bahasa Korea memang dituliskan sebagai 'g' dan 'd' dalam romanisasinya. Namun, cara bacanya malah mirip dengan 'k' dan 't'. Jadi, meskipun romanisasinya tertulis 'gandan', pelafalannya hampir terdengar seperti 'kantan'.

Ada juga yang tidak terlalu mirip tapi aku tetap menganggapnya mirip (Maksa? Emang). Misalnya kata berikut:
病院 (byoin) = 병원 (byeong-won) = hospital
運命 (unmei) = 운명 (unmyeong) = fate
太陽 (taiyou) = 태양 (taeyang) = sun

Ada juga yang mirip dari segi pelafalannya tetapi aku ragu kalau sama pemakaiannya dalam kalimat. Kata yang meragukan itu 十分/充分 (jubun) = 충분히 (cungbunhi) = enough. Kenapa meragukan? Karena yang satu bisa jadi kata sifat dan kata keterangan, sedangkan yang satu cuma kata keterangan.

Ada juga yang sempat membuatku bingung yaitu kata 為に (tame ni) dan 때문에 (taemune). Awalnya kupikir artinya sama, yaitu because of (karena). Namun, setelah melihat pemakaiannya dalam kalimat, kata tame ni lebih sering digunakan untuk menyatakan “for the sake of” atau demi. Misalnya “anata no tame ni” artinya demi kamu. Sedangkan taemune artinya karena (because of). Misalnya “neo taemune” artinya karena kamu. Beda kan? Dan setelah googling sana sini, kata dalam Bahasa Jepang yang penggunaannya mirip dengan “taemune” itu kata “tame” (tanpa “ni”). Artinya sama-sama “karena”. Namun, ada juga website yang menyebutkan kalau "tame (ni)" itu artinya because of. Jadi tame ataupun tame ni sama-sama bisa diartikan "because of". Aku kan jadi bingung ... Begini risiko belajar tanpa guru. Bingung.

Ada lagi yang aneh. Kalau diterjemahkan dari Bahasa Korea ke Jepang kata-katanya mirip tetapi kalau diterjemahkan dari Bahasa Jepang ke Korea, beda lagi. Misalnya 半分 (hanbun 'half'). Aku pernah membaca di japanesetest bahwa kata hanbun kalau diterjemahkan ke Bahasa Korea jadi 반분 (banbun). Namun, saat aku mencoba menerjemahkan kata hanbun ke Bahasa Korea hasilnya cuma (ban). Kalau ban diterjemahkan dari Bahasa Korea ke Bahasa Jepang, hasilnya cuma (han). Kalau yang diterjemahkan dari Bahasa Korea ke Jepang itu banbun, hasilnya hanbun, sama seperti yang disebutkan di japanesetest. Sing bener endi? Sepertinya memang benar 半分 (hanbun) kalau diterjemahkan ke Bahasa Korea itu jadi (반분) banbun.

Ngomong-ngomong, eh ngetik-ngetik, kok bisa banyak kosakata yang mirip? Dari hasil googling sih katanya alasan utamanya karena asal bahasanya sama yaitu Bahasa Cina, sama-sama mengadaptasi aksara Cina (Kanji). Ada juga kosakata Bahasa Korea yang katanya berasal dari Bahasa Jepang. Apa saja kosakata itu? Entah. Aku terlalu malas mencari tahu. Hehehe. Aku cuma menemukan satu kata dalam Bahasa Korea yang menurut wordsense berasal dari Bahasa Jepang yaitu 인간 in-gan (dari Bahasa Jepang 人間 nin-gen). Kenapa ada kosakata Bahasa Korea yang berasal dari Bahasa Jepang? Mungkin karena dulu Jepang pernah menduduki Korea dan memaksa orang Korea menggunakan Bahasa Jepang. Mungkiiiiin ... Ada juga yang menyebutkan bahwa Jepang lebih dulu mengadaptasi huruf Kanji untuk kosakata asli mereka lalu orang Korea ikut menggunakannya. Entah benar entah tidak. Yah, namanya tetangga, wajar kalau saling meminjam. Kalau tetangga rumah pinjam-meminjam panci, negara yang bertetangga pinjam-meminjam kosakata.

ARTIKEL TERKAIT



4 komentar:

  1. pernah denger sih kalau bahasa Jepang adaptasi dari kanji Cina. Ternyata Korea juga, ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, dulu Korea pake Kanji juga, disebutnya Hanja.

      Hapus
  2. aku juga belajar banyak dari anime, drama, dan manga. lebih cepet masuk ke otak. heheh
    salam kenal.

    okapinote.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe, iya, kalo kosakata dari tontonan memang cepet masuk.

      Hapus

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar sebagai tanda bahwa teman-teman sudah membaca tulisan ini.. Tapi, tolong jangan menggunakan identitas Anonim (Anonymous), ya.. Dan juga, tolong jangan nge-SPAM!!!