Rabu, 06 Mei 2015

Malas Nge-blog

Sudah lebih dari tiga bulan tidak nge-blog. Rasanya aneh. Memang, sih, sudah dua tahun terakhir aku tidak terlalu sering nyampah di blogosphere. Tapi, tetap saja selama dua tahun itu tiap bulan selalu ada cerita tidak penting yang kutuliskan. Dan sekarang? Selama tiga bulan tidak ada cerita apapun. Padahal beberapa kali aku punya ide yang bisa kutuliskan. Namun, ide itu akhirnya terlupakan tanpa sempat kutuliskan. Ada juga beberapa buku yang ingin ku-review. Tapi, akhirnya sebelum sempat ku-review, buku-buku itu sudah kuungsikan ke rumah demi kamar kos yang lebih manusiawi berantakannya. Ada juga keinginan bercerita tentang dorama-dorama yang kutonton. Tapi, lagi-lagi semuanya batal kutulis dan akhirnya terlupakan.

Bukan. Bukan karena aku sibuk. Dulu, sesibuk apapun, aku tetap sempat bercerita di blog. Bahkan, aku rela melek hingga tengah malam untuk melantur macam-macam. Jadi, sibuk bukan alasan. Stres juga bukan alasan. Biasanya, aku justru nge-blog untuk mencurahkan emosi agar tidak semakin stres. Sekarang, meskipun stres, aku tidak tergoda untuk menceritakannya di blog. Aneh, kan?


Biasanya, kalau beberapa minggu tidak nge-blog aku akan merasa rindu. Tapi, kali ini tidak. Entah kenapa. Apa karena aku sudah bosan dengan dunia blogging? Atau karena aku sudah terlalu lama hiatus sampai tidak cinta lagi pada blogosphere? Bisa jadi. Kalau sudah terlalu lama tidak menulis, mau menulis lagi rasanya kaku. Setelah berhenti menulis beberapa bulan, aku jadi semakin pikir-pikir kalau hendak menulis sesuatu. Sedikit-sedikit berpikir, "Ngapain nulis gitu?"Dan lama-lama, aku jadi malas menulis. Sepertinya dugaanku yang pernah kutulis di sini memang benar. Kalau sudah berhenti menulis, sulit untuk memulai lagi.

Kalau dipikir-pikir, sayang juga kalau tidak menulis di blog ini. Tujuan blog ini dibuat, kan, untuk mendokumentasikan kejadian-kejadian yang kualami dan pikiran-pikiran yang terlintas di kepalaku. Lumayan bisa jadi diary. Kalau tidak kutulis di sini, semuanya akan terlupakan begitu saja. Padahal, bisa jadi kejadian-kejadian yang kualami dan pikiran-pikiran yang terlintas itu bisa jadi inspirasi dan hiburan di masa depan. Ini terbukti ketika aku membaca-baca lagi tulisanku yang lama. Banyak kejadian yang membuatku menertawakan diriku sendiri di masa lalu. Banyak juga kejadian yang membuatku berpikir, "Wah, ternyata aku pernah pintar sampai bisa berpikir seperti itu," atau "Wah, ternyata aku pernah bijak juga."

Tapi ... Tapi ... Tapi ... Rasanya malas mau menulis lagi. Motivasiku untuk nge-blog sepertinya sudah habis.

Gambarnya nggak nyambung

ARTIKEL TERKAIT



6 komentar:

  1. kupikir dirimu hiatus gegara udah nikah mbak :v
    selamat datang di dunia blog lagi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, khusnuzhon banget enha, ngirain aku udah nikah :D

      Hapus
  2. Sayang sekali kalo berhenti ngeblog loh.

    BalasHapus
  3. yah inspirasi kadang ga bisa dipaksain. tapi nanti suatu saat kalo inspirasi tiba2 dateng lagi pst pengen balik nulis lagi deh. hehee

    BalasHapus
  4. Cuti ndisit, tapi aja suwi2. . .
    Ntar ngga ada dokumentasi hidup yg tertuang dlm tulisan, lho. :D

    Kalau ngga, sring2 baca tulisan tmen2, lak mengko pingin nulis.

    BalasHapus

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar sebagai tanda bahwa teman-teman sudah membaca tulisan ini.. Tapi, tolong jangan menggunakan identitas Anonim (Anonymous), ya.. Dan juga, tolong jangan nge-SPAM!!!