Minggu, 31 Juli 2016

Pertanyaan yang Terlupakan

Dua bulan yang lalu, sewaktu menonton drama Korea Bad Guys, aku mendengar satu kata yang membuatku penasaran. Aku mendengarnya "mania" atau "maniak" apalah itu. Entah kenapa aku penasaran dengan kata itu. Aku pun mencari-cari artinya di kamus. Negative. Aku tidak berhasil menemukan kata yang pelafalannya mirip dengan kata yang kudengar itu.

Aku juga mencoba-coba menggunakan Google Translate. Karena aku tidak tahu tulisan hangeul-nya, aku pun mencoba secara asal. Aku sendiri sudah lupa "kata" ngawur apa saja yang kuketikkan. Sepertinya aku mencoba mengisikan 만히야 (man-hi-ya), 마니아 (ma-ni-a), 만이야 (man-i-ya), lalu mencari artinya dalam Bahasa Inggris. Hasilnya tidak sesuai harapan. Beberapa "kata" yang kumasukkan itu sepertinya sama sekali bukan kata dalam Bahasa Korea.

Karena masih penasaran, aku mencoba cara terbalik. Aku memasukkan beberapa kata dalam Bahasa Inggris yang muncul di subtitle saat kata mania maniak apalah itu terdengar di dialog drama dan juga dalam Bahasa Indonesia. Aku berharap terjemahan Bahasa Koreanya akan ada kata yang bunyinya mirip dengan kata yang kucari. Dan lagi-lagi, aku sudah lupa apa saja kata yang dulu kumasukkan. Payah sekali ingatanku ini. Aku cuma ingat satu kata, itu pun aku ragu dengan kebenaran ingatanku. Kalau tidak salah aku memasukkan kata "misal" atau "misalnya". Hasilnya? Masih nihil.

Saking penasarannya, aku mengunduh subtitle Bahasa Korea untuk drama Bad Guys. Setelah menonton ulang Pinocchio, ternyata aku mendengar kata yang mirip. Jadi, aku juga mengunduh subtitle Bahasa Korea untuk drama Pinocchio. Dengan berbekal Ctrl + F, aku mencari kata 만히야 (man-hi-ya), 마니아 (ma-ni-a), 만이야 (man-i-ya), dan entah apa lagi dalam subtitle. Dan ternyata masih belum berhasil. Akhirnya aku menyerah. Kata mania maniak apalah itu pun terlupakan.

Dan tadi, ketika aku menonton Task Force 38 aku mendengar kata yang mirip. Di subtitle tertulis "what if". Aku kembali penasaran. Google Translate kembali jadi senjata. Aku menerjemahkan kata "what if" ke Bahasa Korea. Hasilnya? Muncul kata 만약 (man-yak). Pada opsi lain juga ada 만약에 (man-yak-e). Ini dia yang kucari!!! Ternyata bukan mania atau maniak melainkan man-yak.

Ternyata terjemahannya if atau what if. Sepertinya man-yak itu artinya if dan man-yak-e itu artinya what if (kalau dalam Bahasa Indonesia mungkin artinya jika dan seandainya). Memangnya di subtitle sebelumnya tidak ada yang menerjemahkannya sebagai kata if atau what if? Aku pun penasaran lagi dan menonton ulang Bad Guys. Ternyata sewaktu kata man-yak disebut, memang diterjemahkan if. Hlooooh? Kenapa waktu itu aku tidak menggunakan kata if untuk mencari kata dalam Bahasa Koreanya? Entahlah. Yang penting sekarang aku sudah tahu kata apa yang diucapkan dan apa artinya.

Kadang hidup memang seperti itu. Jawaban datang jauh setelah pertanyaan sudah terlupakan. Keinginan terwujud setelah kita pasrah dan tidak lagi ngotot. Nggak nyambung? Biarin.

ARTIKEL TERKAIT



5 komentar:

  1. Fiiiuuuuhhh, aku suka kesimpulanmu mbak. :D
    Dan kesimpulan lainnya adalah: mbak Milo itu ternyata maniak film Korea, :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. eh, aku bukan maniak film Korea ya. aku maniak tontonan apa aja, film Korea, drama Korea, film Jepang, drama Jepang, serial barat, apa aja ditonton kalo menarik :D

      Hapus
    2. weleh, sama donk kalo gitu :D

      Hapus
  2. terakhir sih aku nonton hello monster mil
    haha beloman nonton lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wooh, Hello Monster yang Seo In Guk itu? Seru itu.

      Hapus

Silakan meninggalkan jejak berupa komentar sebagai tanda bahwa teman-teman sudah membaca tulisan ini.. Tapi, tolong jangan menggunakan identitas Anonim (Anonymous), ya.. Dan juga, tolong jangan nge-SPAM!!!