Alkisah, pada suatu masa di zaman bohong-bohongan, ada seorang
mahasiswa fakultas perdukunan jurusan ramu-ramuan. Sebelum resmi menjadi
dukun, dia harus magang di tempat praktek dukun yang lebih senior, yang
dipanggilnya suhu.
Di tempat penyimpanan ramuan
Mahasiswa : Suhu, ini ramuan obat apa?
Suhu : Obat masuk angin.
Mahasiswa : Bahannya apa, suhu?
Suhu : Rumput.
Mahasiswa : Rumput?
Suhu : Iya. Kamu lihat di belakang sana. Kambing, kerbau, sapi,
mereka nggak pernah pake baju tapi nggak masuk angin. Kenapa? Karena
mereka makan rumput!
Mahasiswa : Kalo ini obat apa?
Suhu : Obat mencret.
Mahasiswa : Bahannya?
Suhu : Rumput.
Mahasiswa : Rumput???
Suhu : Iya. Kamu lihat kotoran kambing, selalu padat, kan? Pernah lihat kambing mencret?
Mahasiswa : Belum.
Suhu : Itulah. Kambing nggak pernah mencret karena makan rumput.
Mahasiswa : Kalo yang itu, obat apa?
Suhu : Obat sembelit
Mahasiswa : Bahannya?
Suhu : Rumput.
Mahasiswa : Rumput lagi?
Suhu : Iya, kamu lihat kotoran kerbau, ada yang keras? Pasti lunak, kan?
Mahasiswa : (mengangguk sambil bicara dalam hati) Ni dukun vulgar amat yak kalo ngomongin tokay..
Suhu : Itu karena kerbau makan rumput.
Mahasiswa : Nah, kalo yang di ujung, obat apa?
Suhu : Ramuan andalan kita, ramuan enteng jodoh.
Mahasiswa : (tertarik) Bahannya apa, suhu?
Suhu : Rumput.
Mahasiswa : APA???
Suhu : Iya, rumput. Kambing, kerbau, sapi, mana ada yang jadi bujang
lapuk atau perawan tua? Gak usah dijodohin juga tau-tau mereka kawin. Itu karena mereka makan rumput.
Mahasiswa : ???????
Mahasiswa: Suhu pernah lihat ada kambing gila?
Suhu: Nggak.
Mahasiswa : Itu karena mereka makan rumput. (emosi) Makanya suhu makan rumput aja, biar gilanya sembuh!!!