Semenjak pandemi ada kebiasaanku yang berubah, yaitu kebiasaan menonton. Dulu, aku bisa menonton drama, film, atau anime di laptop. Setelah beberapa kali digunakan untuk rapat virtual menggunakan zoom, laptopku ngambek. Suaranya jadi seperti suara robot rusak. Akibatnya aku jadi tidak bisa menonton dengan nyaman di laptop. Akhirnya aku beralih menonton lewat ponsel.
Setiap hari baru, selalu ada harapan baru. Setiap hari baru, selalu ada pengalaman baru. Bila hidup adalah perjalanan, nikmatilah pemandangan yang ada di sekitarmu. Fokus pada tujuan perjalanan memang penting. Tapi, MENIKMATI PERJALANAN juga tak kalah penting. Enjoy your life, Dude!
Sabtu, 27 Maret 2021
Kamis, 31 Desember 2020
Roller Coaster Emosi di Masa Pandemi
Sudah hampir setahun, pandemi masih belum selesai juga. Banyak yang berubah gara-gara pandemi COVID-19. Ritme kerja berubah, cara komunikasi berubah, frekuensi pulang kampung pun berubah. Satu lagi: emosi. Selama pandemi ini emosiku benar-benar seperti roller coaster. Biasanya emosiku juga naik turun, sih. Namun, di masa pandemi ini naik turunnya emosiku lebih parah.
Rabu, 30 Desember 2020
Anime yang Kutonton di Tahun 2019
Aku sudah pernah membuat tulisan beberapa drama Jepang dan drama Korea yang kutonton di tahun 2017. Bagaimana kalau sekarang aku membahas anime yang kutonton tahun 2019 lalu? Siapa tahu ada yang suka anime yang sama atau ada yang berniat menonton anime. Kok tontonan melulu yang dibahas di blog? Karena itu yang gampang dibahas, hehehe. Ngomong-ngomong tulisan ini sudah mengendap lama di draft sejak awal tahun. Tahun 2020 sudah hampir berakhir. Basiii! Tak apalah.
Selasa, 09 Juni 2020
Mencari Sebuah Jawaban
Sekitar sebulan lalu, entah kenapa aku merasa penasaran dengan satu kata yang sudah beberapa kali kudengar, yaitu umchina. Aku mendengar istilah itu karena Lee Seung Gi sering dipanggil umchina. Selama ini aku tidak penasaran dengan artinya. Seung Gi sendiri sering juga disebut "Nation's Little Brother" jadi otakku berasumsi bahwa arti umchina adalah nation's little brother. Sampai akhirnya bulan lalu aku merasakan kejanggalan pada asumsiku itu. Little brother atau adik laki-laki kan bahasa Koreanya 남동생 (namdongsaeng). Kenapa jadi umchina?
Minggu, 07 Juni 2020
Mama!
Sudah beberapa tahun terakhir aku mencoba berdamai dengan kenyataan bahwa aku tua. Salah satunya adalah dengan tidak protes ketika ada yang menyapaku dengan panggilan "Ibu". Dulu, aku ngotot minta dipanggil "Mbak" atau "Kakak" oleh anak dari rekan kerjaku. Tidak mau dipanggil "Tante". Sekarang? Tahu dirilah. Memang sudah kepala tiga, wajar dipanggil "Tante" atau "Ibu".
Selasa, 31 Maret 2020
Kerja Dari Kasur, Eh, Rumah
Sudah dua minggu, terhitung sejak tanggal 17 Maret lalu, aku menjalani KDR (kerja dari rumah) atau WFH (work from home). Lebih tepatnya sih KDK (kerja dari kasur) alias kerja sambil rebahan. Namanya juga anak kos dengan luas area kamar minimalis.
Jumat, 03 Januari 2020
Drama Jepang Genre Misteri Favoritku
Sudah lama sekali aku ingin menulis tentang drama-drama Jepang kesukaanku yang bergenre misteri, detektif, polisi, dan sebagainya. Kesukaanku pada drama Jepang genre tersebut dimulai sejak tamatnya The Mentalist. Iseng mencoba menonton Galileo, eh ternyata menarik. Akhirnya tergoda menonton drama Jepang lainnya. Yang akan kuceritakan kali ini adalah beberapa drama Jepang dengan tema yang menarik sampai membuatku susah move on.
Senin, 09 Desember 2019
Akhirnya Ikut JLPT
Tanggal 1 Desember kemarin aku mengikuti tes JLPT (Japanese Language Proficiency Test) N5. Aku mendaftar bulan Agustus yang lalu. Sebelum-sebelumnya aku baru ingat untuk mengunjungi situs web jlptonline.or.id setelah pendaftaran ditutup. Untungnya bulan Agustus lalu aku mengakses situs tersebut saat pendaftaran masih dibuka. Eh, atau jangan-jangan waktu itu aku sudah mengingat-ingat untuk mengakses situs tersebut di bulan Agustus? Entah. Lupa. Yang jelas, aku masih sempat mendaftar. Awal November aku mendapat daftar lokasi ujian. Aku mendapat tempat ujian di SMAN 81.
Sabtu, 30 November 2019
Warna-Warni Novemberku
Hahaha. Nyaris sebulan berlalu tanpa tulisan. LAGI. Padahal aku sudah sempat memikirkan beberapa topik tulisan sok pintar, sok bijak, dan sok dewasa. Emang nggak boleh sok-sokan kali, ye... Jadi nggak nulis-nulis.
Bulan apa ini? Masih November, kok. Hehehe. Masih bisa mengejar target satu bulan satu tulisan. Ada apa di bulan November? Buanyaaaaak! Sini-sini... Baca ceritanya.
Rabu, 30 Oktober 2019
Cuma Bisa Menulis Curhat
Lagi-lagi aku tidak menulis di blog sampai nyaris sebulan. Dua hari lagi sudah masuk bulan November dan tulisan di bulan Oktober belum ada. Lho, memangnya kenapa kalau tidak ada tulisan di bulan Oktober? Buat apa memaksakan membuat tulisan rutin setiap bulan kalau tidak bermutu? Lebih baik dibiarkan tidak ada tulisan. Hmm.... Entah kenapa aku merasa tidak nyaman kalau melihat tidak ada post sama sekali dalam satu bulan. Mungkin karena aku merasa blog ini seperti terabaikan. Mungkin juga aku takut kebablasan tidak membuat tulisan sampai berbulan-bulan. Mungkin. Lagipula, kalau soal mutu, tulisan di blog ini kan memang biasanya kurang bermutu. Jadi, kalau memegang prinsip lebih baik dibiarkan tidak ada tulisan daripada mengunggah tulisan yang tidak bermutu, bisa-bisa blog ini kosong tanpa tulisan satupun.
Senin, 30 September 2019
Belajar Bahasa Inggris dari Sherlock (7): Study in Pink
Kembali lagi dengan Belajar Bahasa Inggris dari Sherlock. Post terakhir sudah lebih dari setahun yang lalu. Kali ini aku akan membahas episode pertama dari musim pertama, yaitu Study in Pink. Berhubung aku sedang malas, maksudnya lebih malas dari biasanya yang memang malas, aku hanya menuliskan sebagian kata-kata, istilah, dan idiom dari episode ini. Mungkin nanti akan ada bagian dua yang membahas lanjutannya. Kalo nggak males.
Senin, 26 Agustus 2019
Wanseponetaim in Setu Babakan
Aku sudah lama sekali ingin ke Setu Babakan. Dulu, sebelum penempatan, kawanku sempat mengajak ke Setu Babakan, tetapi rencana jalan-jalan ke sana tidak pernah terwujud. Dan sepuluh tahun kemudian, terwujud juga keinginanku ke sana. Bukan dengan temanku melainkan dengan adikku.
Kamis, 15 Agustus 2019
Yang Mengejutkan tentang Fandom
Sudah dua tahun lebih aku tercebur ke fandom Arashi. Sebenarnya aku tidak menyangka akan bertahan selama ini. Biasanya aku hanya suka pada satu artis tidak sampai satu tahun. Ini kok bisa sampai dua tahun? Mungkin karena Arashi-nya sendiri rutin muncul di televisi di acara variety show mereka setiap pekan, jadi aku juga rutin menonton mereka (lewat unduhan ilegal, sayangnya). Karena rutin menonton, aku pun jadi betah menonton mereka dan betah di fandom juga. Meskipun akhir-akhir ini sudah tidak terlalu gandrung pada Arashi, aku tetap suka menonton variety show-nya. Lucu, sih.
Saat Dia Menyerang
Where are you when diarrhea strike? Meme dengan kalimat ini sempat populer beberapa tahun lalu. Nggak tahu? Oke. Mungkin cuma aku yang tahu karena sering buang-buang waktu ngepoin 9gag. Gara-gara diare selama tiga hari, aku jadi ingat aku pernah ingin menulis tentang pengalaman diare ini. Shitty post. Shitposting. It's a pun! Please laugh!
Rabu, 10 Juli 2019
Old and Happy?
I'll be thirty-three tomorrow, if I don't die tomorrow. For the last few years, I always feel sad in my birthday, except last year. Usually I become cranky. I don't know why. Maybe I feel sad for the things I can't get. Maybe I feel sad because I haven't achieve anything while a lot of people of my age have achieve many things. Maybe I'm just anxious about my future. I don't know.
Minggu, 30 Juni 2019
Bisa (Makan) karena Biasa
Aku pernah menulis kalau lidahku lebih cocok dengan makanan kampung. Dulu aku memang tidak suka makanan-makanan yang tidak biasa kumakan seperti makanan luar negeri. Selain harganya mahal, rasanya juga terlalu aneh. Namun, sekarang sepertinya sudah tidak begitu lagi. Sejak pindah ke Jakarta, entah sudah berapa kali aku memesan makanan Korea, Jepang, dan sebagainya lewat go-food. Sampai-sampai beberapa rekan kantor hafal dengan kebiasaanku yang sedikit-sedikit pesan go-food.
Jumat, 24 Mei 2019
Wanseponetaim in Ciwidey: Kawah Putih dan Situ Patenggang
Akhir tahun lalu aku berencana jalan-jalan ke Bandung. Sudah beli tiket kereta pulang pergi. Namun, yang akan kuculik untuk menemaniku jalan-jalan ternyata ada keperluan lain. Aku pun browsing tentang cara ke beberapa tempat wisata dengan angkutan umum, salah satunya ke Kawah Putih. Kelihatannya mudah. Tapi kok aras-arasen, ya? Dengan alasan aras-arasen, aku batal pergi ke Bandung.
Senin, 29 April 2019
Wanseponetaim in Lembang: Floating Market dan Taman Begonia
Senin tiga pekan yang lalu, aku berkesempatan ke Bandung. Sebenarnya hari itu aku sedang galau dan ingin di kos saja, sembunyi, tidak mau bertemu siapa-siapa. Namun, karena ada pelatihan di Bandung, aku terpaksa pergi. Sudah dari jauh-jauh hari namaku masuk daftar peserta, mana mungkin tiba-tiba menghilang tanpa kabar?
Jumat, 12 April 2019
Cie-cie yang Tak Bertanggung Jawab
Salah satu risiko menjadi jomblo adalah "dijodoh-jodohkan". Bukan dijodohkan secara serius dengan membahasnya secara empat mata antara si yang dijodohkan dengan mak comblang melainkan ledekan dan "cie-cie" saat beramai-ramai. Kalian cocok, deh. Cie-cie duduk sebelahan. Udah, kamu sama dia aja. Itu sedikit contohnya. Dulu aku pernah menjadi korban cie-cie. Di kantor banyak yang meledek mengatakan aku cocok dengan seseorang, sebut saja bekantan. Sebagai orang yang mudah sekali ge-er, dengan bodohnya aku termakan ledekan itu dan mulai menyukai si bekantan. Hingga akhirnya si bekantan ini menikah dengan orang lain dan aku patah hati. Apa kabar orang-orang yang sebelumnya heboh "menjodoh-jodohkan" aku dengan si bekantan? Mereka ikut bergembira bersama si bekantan. Adakah yang ikut sedih merasakan patah hatiku? Nggak ada. Blas. Saat itu aku sadar, yang mereka lakukan selama ini hanya ledekan untuk lucu-lucuan. Kalau berhasil "menjodohkan" mereka akan bangga sudah berhasil. Kalau yang di-cie-cie tidak jadi pasangan, mereka tidak ambil pusing. Aku yang di-cie-cie hanyalah objek lelucon.
Minggu, 07 April 2019
Yakin Mau Masuk Sekolah Kedinasan?
Sepertinya pendaftaran masuk perguruan tinggi sudah hampir mulai, ya. Eh, atau sudah mulai? Ah, entah. Yang jelas, sudah ada beberapa orang yang membagikan tulisan tentang pendaftaran di linimasa Facebook. Jadi teringat diri sendiri di masa lalu. Dulu, aku tidak tahu cita-citaku apa, tidak tahu bakat dan minatku sendiri. Akhirnya bingung mau kuliah di mana. Dulu sempat memilih tempat kuliah yang sesuai hasil tes psikologi, yaitu Teknik Kimia. Baru ikut PMB sudah kabur untuk kuliah di sekolah kedinasan. Alasannya sederhana: kuliah gratis dan langsung kerja. Mungkin aku tergiur dengan iming-iming "langsung kerja" karena aku sempat melihat kakakku kesulitan mencari pekerjaan. Aku juga tergiur dengan kata-kata kuliah gratis. Sebagai kaum ekonomi pas-pasan, aku mudah sekali tergoda kata-kata gratis. Dulu aku masih muda, masih belum tahu bahwa tidak ada yang benar-benar gratis di dunia ini. Jadi, untuk yang berniat kuliah di sekolah kedinasan atau yang memiliki ikatan dinas, silakan pikirkan dulu segala konsekuensinya.
Langganan:
Postingan (Atom)